Thursday, June 18, 2009

J.e.a.l.o.u.s.y



It's simple,......

One of the prices of "leadership" in any industry is criticism.

Here's a question for you...

When spectators watch a race, where do they focus their
attention?

On the front-runners!

VERY few people pay any attention to those who are not in
the lead or "out of the running." Those who are viewed as
being out of the running are often ignored or dismissed....

...But when you're "out in front" and "ahead of the crowd,"
everything you do attracts attention. Plain and simple.

When a person know that you’d done better than them..its simple ..
they get jealous...and that is exactly what's happened. This didn't
happen overnight. What i'd done is not that small...
This is years in the making and hundreds
of thousands of dollars invested.

Naturally, our competitors aren't real happy. How could they
be? Some are even downright jealous...and that's actually
pretty sad.

We knew if we wanted to "be" the leaders, we would need
to get used to criticism, because when you are extremely
successful, you WILL be criticized. Plain and simple.

Now you know ....

Certain people will always find something to be unhappy
about. Those are the ones you want to stay FAR away from
and those are the people you never, EVER want to go into
business with.

Let's make Malay to move forward...

Sunday, June 14, 2009

A.N.D.A.I.N.Y.A B.I.S.A. A.K.U. A.K.H.I.R.I

Terlalu sunyi keadaan yang aku lalui kini, tiba-tiba aku rasa sedih dan ingin menangis...aku sudah tidak biasa dengan kesunyian...lalu jiwa menjadi hambar...biarlah...aku tuliskan...

Sudah lama aku tidak mencoret kata hati bual bicara jiwa yang setentunya memendam sejuta perasaan sakit, manis, suka dan duka. Sudah lama juga tidak ku rasakan sakit sebegini. Bilaku kenang kembali, selama 2 bulan kebelakang aku berperang dengan banyak keadaan, kesempitan dan kekurangan, aku benar-benar rasa sedih dan inilah dugaan dan percaturan hidup yang harus aku lalui....

aku baru saja ingin membina istana idaman mahkota impian yang selama ini aku ingin capai...namun hasad dan dengki manusia menguasai alam...mengapa mesti? mengapa harus aku? hati bertanya namun kata tidak terluah untuk membentang segalanya....apakah ini yang akan aku hadapi untuk sekian kalinya dan seterusnya?

namun syukur...aku punya seseorang yang memahamiku....selain mama dan papa...ada insan yang cuba selalu ingin mengerti apa yang aku lalui...dikesempatan ini aku ingin ucapkan terima kasih kerna hatiku masih berhutang dengan kalimat tersebut....aku masih belum sempat berbicara puas dengannya...terima kasih kerana memahami...suatu masa aku pasti didekatmu membantumu....

kini aku hanya berdoa semoga ALLAH akan tetap membantuku dan semoga percaturan hidupku akan menjadi lebih baik dan kesenangan dapati aku capai...apakah masih ada kesempatan untuk aku meneguk sedikit kebahagian? ....


........ hatiku terus bertanya laluku menangis....

M.E.N.G.A.P.A K.E.M.B.A.L.I

Bagai bintang hilang cahayanya
Bagai malam bulannya tiada
Hatiku merindu
Menangis pilu...

Anak mata nampak berkaca
airmata jatuh tiada
puas sudah hati terluka
sakit sudah jiwa menderita
meraung sudah jiwa dan lara
kesakitan bagai tiada sudahnya

Ku tulis sudah hutang bicara
ku hitung sudah kurangnya cinta
ku luah sudah isi segala
bagaikan faham mengerti tiada

bilakah kan datang kesenangan
bilakan tiba kemudahan
sedangkan bintang cahaya menghilang
inikan pula sabarnya orang

masihku tunggu tibanya masa
masa bahagia bersama-sama
masihku kenang duka yang lama
agar kau ingat susah kita bersama.....